Sunday, October 2, 2011

Area 51

Pusat penelitian adalah merupakan tempat para ilmuwan melakukan kegiatan riset yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan perangkat pendukung yang dibutuhkan guna tercapainya sasaran dan tujuan suatu penelitian. Pada umumnya setiap negara maju ataupun sedang berkembang sangat berkepentingan untuk memiliki suatu pusat penelitian.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di suatu negara, juga sangat ditentukan oleh hasil-hasil penelitian yang dikembangkan oleh negara bersangkutan. Seperti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, adalah pusat penelitian yang dimiliki Indonesia . Di dalam area ini terdapat banyak sekali fasilitas-fasilitas penelitian dalam naungan institusi pemerintah, seperti LIPI, BATAN, BPPT, LAPAN, yang terus meneliti dan mengembangkan iptek dengan tujuan damai.

Dari sekian banyak pusat penelitian yang terkenal di dunia internasional, adalah Area 51, merupakan fasilitas pengembangan dan pengujian militer yang sangat rahasia (top secret), yang dioperasikan oleh angkatan Udara Amerika Serikat. Area 51 berlokasi di dalam daerah pelatihan dan pengujian Nevada . Lokasi Area 51 berada di Lincoln Country berjarak 115,5 km sebelah utara Las Vegas dengan luas berkisar 103 kilometer persegi.
Area 51 didirikan pada tahun 1955 yang pada awalnya diperuntukkan melakukan pengujian pengembangan pesawat mata-mata Amerika Serikat Seri U-2 yang baru diciptakan. Pesawat U-2 dapat terbang sampai ketinggian 70.000 kaki. Selama operasinya U-2 telah secara bebas terbang di atas wilayah Uni Sovyet sampai akhirnya satu pesawat U-2 tertembak jatuh pada tahun 1960. Akhirnya U-2 dicat berwarna hitam pada tahun 1960-an. Sedangkan untuk mengelabuhi seolah-olah adanya penampakan benda angkasa yang tak dikenal biasa disebut UFO (Unditified Flying Object), beberapa U-2 dicat dengan warna silver mengkilat. Sejak itu Area 51 terus berkembang dan digunakan untuk berbagai pengembangan suatu proyek yang disebut sebagai Proyek Hitam (Black Project) yang terdiri dari pesawat seri Blackbird, seri Stealth Fighter dan seri Stealth Boomber. Seri Blackbird merupakan kelanjutan dari seri U-2 yang dimulai tahun 1962 dengan rancangan tipe A-12 dan SR-71. Sebagai contoh, tipe SR-71 memiliki kecepatan jelajah mencapai 3500 km/jam dengan ketinggian efektif jelajah 4830 km.

Seri Stealth Fighter merupakan pesawat tempur siluman pertama yang dirancang pada akhir tahun 1970-an. Pesawat ini sangat baik sekali beroperasi di malam hari. Tipe yang sangat dikenal adalah F-117 Nighthawk. Seri Stealth atau siluman merupakan suatu ide agar pesawat terbebas dari pantauan radar. Kecepatan jelajah pesawat ini berkisar 1040 km/jam dengan ketinggian yang baik sejauh 2110 km. Prestasi operasinya telah diperlihatkan pada perang teluk dan masih ditugaskan untuk melaksanakan target-target yang telah matang.
Seri Stealth Boomber merupakan kelanjutan pesawat siluman dari Seri Stealth Fighter yang telah dikembangkan secara luas. Seri pesawat siluman yang dikenal ini adalah tipe Black Manta dan B2. Daya jelajah lebih cepat dan lebih susah ditangkap radar dari pada seri Stealth Fighter. Walau pun demikian, strategi penyerangannya masih tergantung pada informasi dari target.
Saat ini proyek masa depannya ditujukkan untuk mengembangkan teknologi anti radar (Stealth Technology), pesawat pengintai tak berawak (UAVs or unmanned aerial vehicles) dan pesawat tempur (UCAVs, unmanned combat aerial vehicles), memungkinkan dapat menjelajah dengan kecepatan tinggi pada daerah jelajah yang sangat tinggi yang dikenal sebagai “ AURORA ”. Karena pesawat-pesawat ini tak berawak, maka pesawat ini dipercaya dapat digerakkan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,. Dengan kata lain, manusialah yang benar-benar dapat membuat benda angkasa yang tak dikenal itu. Bersamaan dengan itu muncul lagi ide pengembangan pesawat angkasa X-33 yang secara teknologi belum dilakukan pengujian. Akan tetapi pesawat angkasa X-33 telah diyakini akan menjadi versi Aurora yang bersifat PUTIH (untuk kepentingan kedamaian).

Sejalan dengan penelitian pesawat tempur yang canggih, diperoleh pula data-data tentang adanya kehadiran mahluk angkasa yang menuju Bumi, yang lebih dikenal dengan nama Alien. Akhirnya sampailah kita pada suatu pertanyaan seberapa besar kemungkinan keberadaan Alien di alam semesta ini. Untuk hal itu, Area 51 telah terlibat dalam penyelidikan teknologi Alien. Berdasarkan isu yang santer dan dipercaya oleh banyak pakar, bahwa tim Area 51 telah menemukan dan menyelidiki secara rahasia reruntuhan UFO yang ditemukan di daerah Roswell, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, tahun 1947. Walau pun belum terdapat pembuktian yang jelas, beberapa pakar luar telah menduga bahwa ilmuwan Area 51 diklaim memiliki dan merawat satu mahluk Alien di suatu tempat yang sangat rahasia. Klaim tersebut diperkuat dengan pengakuan Bob Lazar seorang fisikawan, pada tahun 1989 bahwa dia telah bekerja disalah satu tempat penelitian yang berada pada daerah selatan Area 51 dan mengklaim bahwa Area 51 telah melakukan pengujian pesawat terbang yang luar biasa canggihnya dan juga telah melakukan komunikasi dengan Alien.

Keberadaan Alien di Area 51 ini menimbulkan suatu teori konspirasi yang merupakan hasil pengumpulan data dari reruntuhan pesawat Alien yang jatuh di Roswell dan pengakuan Bob Lazar pernah terlibat pada kegiatan tersebut, seperti pertemuan atau kontak dengan keadaan di angkasa dengan menggunakan peralatan secukupnya, pengembangan senjata berenergi sangat tinggi dan kegiatan-kegiatan yang secara luas di seluruh dunia. Berdasarkan isu yang beredar kegiatan teori konspirasi ini dilakukan di Danau Groom yang berada di sekitar lokasi Area 51. Namun sampai sejauh ini belum ada suatu penjelasan ilmiah yang gamblang dalam menjelaskan keberadaan Alien yang sesungguhnya. Usaha yang bisa dilakukan adalah mengumpulkan data berupa laporan dan foto UFO hasil jepretan amatir.

UFO India Kuno

Banyak para penyelidik UFO ingin mengetahui suatu fakta penting. Ketika UFO disebut sebagai kendaraan milik makhluk asing, atau mungkin asalnya dari tentera kerajaan, muncul satu lagi kemungkinan yang mungkin tentang UFO yaitu benda itu berasal dari India dan Atlantis Kuno.

Apa yang kita ketahui tentang pesawat terbang orang India kuno datangnya daripada sumber-sumber India kuno yang mencakup penulisan teks yang datangnya dari turun-temurun.
Tanpa banyak prasangka bisa kita katakan bahwa kebanyakan teks ini adalah sah dan asli melihat sebagian besar belum lagi diterjemahkan dari bahasa Sanskrit lama.
Maharaja India Ashoka telah mendirikan sebuah organisasi “Sembilan Lelaki Misterius” yang merupakan para ilmuwan terkenal India yang dikatakan mengkatalogkan berbagai jenis sumber-sumber sains.

Ashoka telah merahasiakan kerja-kerja mereka semua karena beliau merasa bahwa penemuan ilmiah yang terbaru itu akan terpasung dari sumber India kuno itu sendiri dan justru yang akan disalahgunakan bagi tujuan peperangan yang kejam yang mana tidak diinginkan oleh Ashoka sendiri.
“Sembilan lelaki misteri” telah menulis sembilan buah buku yang saling berkaitan antara satu sama lain.
Buku bertajuk “Rahasia Rahasia Gravitasi” amat dikenali di kalangan sejarawan tetapi tidak dianggap oleh mereka sebagai sesuatu yang berkaitan dengan gravitasi bumi.
Ia dianggap masih ada, tersimpan di dalam sebuah perpustakaan rahasia di India, Tibet, atau di mana-mana (mungkin juga berada di sekitar Amerika Utara).
Hanya beberapa tahun silam, rakyat China telah menemui beberapa buah dokumen sanskrit di Lhasa, Tibet serta telah membawanya ke Universitas Chandrigargh untuk diterjemahkan.
Dr. Ruth Reyna dari Universitas itu menjelaskan bahwa dukumen itu mengandung petunjuk untuk membuat pesawat luar angkasa!
Cara-cara pembuatan mereka, katanya, adalah anti-gravitasi dan berasaskan kepada satu sistem analog yaitu “laghima”, satu sumber tenaga yang tidak diketahui oleh manusia modern. Menurut ahli Yoga Hindu, “laghima” ini menjadikan seseorang itu mempunyai kemampuan untuk terbang.
Dr.Reyna menjelaskan bahwa pada papan mesin ini yang dikenali sebagai “Astras”, dikatakan telah digunakan oleh masyarakat India kuno untuk membawa satu rombongan manusia ke planet lain, sesuai yang tertera pada dokumen tersebut, yang mana dikatakan telah berusia beribu-ribu tahun.
Manuskrip itu juga dikatakan telah memaparkan rahasia “antima” (cara-cara untuk menjadi menghilang) dan “gerima” (bagaimana untuk menjadi seberat gunung).
Pada mulanya para ilmuwan India tidak begitu serius dengan kandungan manuskrip tersebut tetapi kemudian mereka menyedari akan hakikat bernilainya manuskrip tersebut apabila negara China mengumumkan bahawa mereka akan memasukkan bagian tertentu dari data manuskrip tersebut ke dalam program kajian angkasa mereka!
Ini adalah salah satu contoh pertama kerajaan untuk mengaku membuat kajian tentang anti-gravitasi.

Walaupun manuskrip tersebut memaparkan secara jelas tentang rancangan penjelajahan antar planet dan penjelajahan ke bulan tapi tidak dijelaskan apakah semua perjalananan angkasa itu benar-benar dilakukan.
Walau bagaimanapun satu dari epik terkenal India yaitu Ramayana, mempunyai satu cerita terperinci tentang satu penjelajahan ke bulan dengan menggunakan Vimana (atau “Astra”).
Malah epik Ramayana menceritakan dengan terperinci maklumat satu pertempuran di atas bulan dengan sebuah pesawat “Asvin” (atau Atlantean).
Ini adalah suatu bukti mengenai anti-gravitasi dan teknologi kapal angkasa telah digunakan oleh masyarakat kuno India.
Untuk benar-benar memahami teknologi tersebut, kita harus meninjau kembali ke masa lampau, ke Kerajaan Rama di India Utara dan Pakistan yang terbentuk pada masa sekitar 15.000 tahun silam.
Pada masa itu disebutkan bahwa telah muncul kota-kota canggih yang segala sesuatunya teratur secara sistematis mulai dari penataan lanscape sampai saluran air.
Ingat bagaimana kisah Nabi Sulaiman yang menawan Ratu Balqis ? Bagaimana bentuk istananya, sehingga digambarkan apabila kita berjalan di atas lantai istana itu, seolah-olah kita berjalan di atas permukaan air !
Mungkin ini ada kaitannya. Sedangkan di dalam Al-Quran ada disebutkan tentang mukjizat Nabi Sulaiman yang bisa mengendarai angin. Ini mungkin berkaitan erat dengan teknologi yang berkembang pada jaman itu.
Bukti keberadaan Rama masih dapat ditemukan di padang pasir Pakistan utara dan India barat. Rama diperkirakan hidup sejaman dengan bangsa di Benua Atlantis.
Tujuh buah kota besar yang teragung dalam Kerajaan Rama yang terkenal dengan nama “Tujuh Kota-Kota Rishi” dalam teks klasik Hindu.
Menurut penjelasan teks India kuno, masyarakat ketika itu mempunyai mesin terbang yang dipanggil sebagai “Vimanas!”
Epiks India kuno telah menjelaskan sebuah Vimana sebagai satu pesawat yang mempunyai dua dek dan berbentuk bulatan dengan terdapatnya lubang pada bahagian bawah pesawat dan menara pada bagian atasnya.
Berdasarkan kepada keterangan tersebut kita mungkin akan mengaitkannya dengan piring terbang alias UFO.
Vimana dikatakan mempunyai kemampuan untuk terbang dengan kecepatan angin dan mengeluarkan bunyi bermelodi.
Terdapat sekurang-kurangnya 4 jenis bagi pesawat Vimana; sebagian berbentuk piring dan yang lain berbentuk silinder panjang (kapal angkasa berbentuk kerucut).
Masyarakat India kuno yang menghasilkan kapal sendiri, telah menulis tentang manual penerbangan berbagai jenis Vimanas, yang sebagian besar manuskripnya masih dicari-cari para ilmuwan.

Sedangkan bgaian manuskrip yang ditemukan malah telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Samara Sutradara adalah satu karya sastra ilmiah yang berkaitan dengan keberhasilan perjalanan angkasa dengan menggunakan sebuah Vimana.
Terdapat 230 puisi berkaitan dengan cara membuat, perjalanan sejauh seribu batu, pendaratan secara normal, kecemasan, dan kisah penerbangan di antara burung-burung!
Pada tahun 1875, sebuah kitab berjudul Vaimanika Sastra ditulis oleh ilmuwan bernama ditulis oleh ilmuwan Bhara Dewaji yang menggunakan kitab-kitab yang lebih lama sebagai sumbernya.
Kitab itu ditemui di dalam sebuah kuil di India dan di dalamnya tercantum keterangan-keterangan yang berkaitan dengan cara mengemudikan Vimana, langkah-langkah penyelamatan, penerbangan jauh, dan perlindungan terhadap pesawat dari ancaman badai, kilat, dan petir.
Kita itu menjelaskan bagaimana cara menyerap energi matahari. Vaimanika Sastra (atau Vymaanika-Shaastra) mempunyai delapan peringkat dengan gambar sketsa yang menjelaskan tentang tiga jenis kapal udara, termasuk jenis-jenis yang bisa mudah terbakar atau hancur.
Ia juga menerangkan tentang 31 jenis bagian tertentu bagi kenderaan ini dan 16 bahan mentah sebagai sumber energinya yang mana bisa juga menyerap cahaya dan tenaga panas yang sesuai untuk menggerakkan Vimana.
Dokumen ini telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan bisa didapat dengan mengirim surat kepada penerbit Vymaani Dashaastra Aeronotics untuk Maharishi Bharadwaaja.
Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disunting, dicetak dan dikeluarkan oleh En. G.R. Josyer, Mysore, India, 1979. En. Josyer adalah seorang pengarah bagi akademi Tehnik Sanskrit Antar Bangsa, terletak di Mysore.
Memang tiada keraguan bahwa Vimana telah digerakkan oleh sumber energi “anti-gravitasi”. Vimana lepas landas secara melintang, dan dikatakan mampu untuk beterbangan di langit seperti sebuah helikopter moden.
Bharadvajy merujuk bahwa tidak kurang daripada 70 orang pihak pemerintah dan 10 orang pakar penerbangan udara yang terlibat.
Sumber energi ini sekarang telah hilang. Vimana telah disimpan di sebuah Vimana griha, seperti penyangkut, dan dikatakan kadangkala dicat dengan sejenis cat putih kekuningan dan kadangkala dengan sejenis bahan merkuri.
Cat putih kekuningan kelihatan mencurigakan seperti gaselin dan mungkin Vimana mempunyai hitungan sumber energi yang berlainan termasuk mesin penggerak dan malah mesin jet saraf.
Adalah menarik untuk diketahui bahwa pihak Nazi juga telah membuat mesin jet saraf praktikal pertama bagi roket V.8 mereka.
Kakitangan Hitler dan Nazi juga dikatakan berminat dengan India kuno dan Tibet sehingga pada awal tahun 30- an telah membawa satu tim ekspedisi ke dua tempat tersebut setiap tahun, sebagai usaha untuk mendapatkan bukti kuat dan tidak mustahil jika dikatakan pihak Nazi mungkin memperoleh panduan ilmiah mereka dari dua sumber kuno ini.
Merujuk pada Dranaparva yang merupakan sebagian dari epiks Mahabarata dan Ramayana, Vimana digambarkan berbentuk seperti sebuah bentuk bujur dan mempunyai kecepatan yang hebat seperti angin kuat, yang dihasilkan oleh bahan merkuri.
Ia bergerak seperti sebuah UFO, ke atas dan ke bawah, ke belakang dan ke depan seperti yang diinginkan pilot. Di dalam satu lagi sumber India lain yaitu Samaranganasutradhara telah menjelaskan bagaimana kenderaan ini dibentuk.

Pada jaman tersebut telah dikenal pemakaian bahan merkuri sebagai bahan bakar Vimana, melihat gambaran yang dijelaskan oleh buku itu.
Banyak ilmuwan Rusia terheran-heran saat menemukan catatan berupa panduan mengemudikan kendaraan yang tertera di bebeperapa dinding gua di turki dan Gurun Gobi.
Dari ukiran dan relief yang terdapat pada potongan tanah liat dan kaca digambarkan bagaimana sebuah kendaraan kosmik melaju.
Pesawat terbang antar planet itu dilambangkan dengan segitiga yang di dalamnya terdapat simbol merkuri. Ini jelas menunjukkan bahwa orang-orang India purba telah mampu mengirim utusan dengan kendaraaan ini dan menjelajahi wilayah Asia, Atlantis, sampai ke Amerika Selatan.
Di Mohenjodaro (Pakistan) terdapat manuskrip yang menjelaskan tentang peperangan Ramayana yang menggunakan segala bentuk persenjataan dan kendaraan terbang semcam itu.
Bayangkan betapa teknologi laser, jet, dan roket telah ada di kerajaan Ramayana sejak jaman dulu dan menghancurleburkan peradaban pada jaman itu.
Mari kita simak bait-bait yang tertulis dalam kitab Mahawira dan Bhawabhuti yang berasal dari abad ke-8:
“Sebuah kendaraan udara, Pushpaka membawa banyak orang ke ibukota ayodhya. Langit dipenuhi berbagai kendaraan terbang. gelap bagaikan malam, namun terlihat dari cahaya mereka yang kekuningan.”
Malangnya Vimana, seperti kebanyakan ciptaan ilmiah yang lain, telah digunakan untuk tujuan peperangan.
Orang-orang Atlantis menggunakan kenderaan terbang mereka, “Vailixi” untuk menyerang negeri-negeri lain dan menguasai dunia.
Dalam teks kuno India mereka dikenal dengan bangsa Aswins. Meskipun tak ada catatan tentang pesawat Vailixi dari bangsa atlantis sendiri tapi kedatangan mereka ke India melalui udara banyak sekali diceritakan.
Deskripsi Vailixi berbentuk silinder panjang dan selain dapat terbang juga mampu bergerak di bawah air seperti kapal selam modern.
Kendaraan-kendaraan lain, seperti Vimana berbentuk seperti piring dan mungkin juga bisa bergerak di bawah air.
Menurut Eklal Kuehshana, penulis “The Ultimate Frontier”, dalam satu artikel yang ditulisnya dalam 1966, menyatakan bahwa Vailixi yang paling awal dibuat di Atlantis yaitu kira-kira 20,000 tahun lampau dan bentuk yang paling biasa ialah bentuk piring dengan tiga ruang mesin dibawahnya.”
“Mereka menggunakan satu peralatan mekanikal yang anti-gravitasi dengan menggunakan tenaga mesin sebesar 80,000 tenaga kuda,”
Dalam teks Mahabarata, salah satu sumber yang menerangkan Vimana, ada yang menjelaskan tentang kemusnahan yang hebat yang menunjukkan kesan dari peperangan tersebut:
“…(senjata itu merupakan) satu alat yang mengandung semua energi yang ada di dunia ini.
Satu kepulan asap yang besar dan cahaya yang terang benderang bagaikan sinaran dari beribu-ribu matahari telah dihasilkannya…Satu pancaran kilat, satu pembawa pesan maut yang dahsyat, yang menyebabkan kemusnahan seluruh keturunan Vrishni dan Andhaka..mayat-mayat mereka terbakar hangus sehingga tidak dapat dikenal pasti.
Rambut dan kuku mereka terlepas; pecah tanpa sebab, dan burung-burung bertukar menjadi putih.. selepas beberapa jam semua bahan makan turut tercemar.. untuk mengelakkan diri daripada api itu, para laskar terjun ke dalam sungai untuk membersihkan diri mereka dan peralatan mereka..”
Dari penjelasan ini, seolah-olah Mahabrata sedang menggambarkan satu keadaan peperangan menggunakan bom atom!
Kini pihak Barat telah mampu mengungkap sebagian dari rahasia gravitasi .. mereka telah mampu mencipta mesin anti- gravitasi dari penghasil tenaga medan elektromagnetasi yang mereka namakan sebagai levitasi, namun masih belum lagi dipraktikkan..apakah kita dari Asia Tenggara harus bersikap acuh tak acuh saja dengan hal ini? Sadarlah.
Rujukan seperti ini bukan hanya satu; peperangan senjata yang menakjubkan dan kendaraan terbang merupakan gambaran biasa dalam buku-buku epik India.
Terdapat sebuah epik yang menggambarkan peperangan Vimana-Vailixi di bulan ! Peperangan yang digambarkan dalam aksi di atas menggambarkan dengan tepat tentang satu kesan letupan atomik dan kesan radioaktif ke atas penduduk.
Ketika kota besar Rishi di Mohenjodaro (Pakistan) ditemukan oleh para arkeologi pada akhir abad yang lalu, mereka melihat kerangka-kerangka yang bergelimpangan di jalan-jalan, ada yang berpegangan tangan, seolah-olah mereka telah dilanda satu malapetaka yang amat dasyhat secara tiba-tiba.
Pada kerangka-kerangka tersebut terdapat sisa radioaktif yang tinggi, sama dengan yang dijumpai di Hiroshima dan Nagasaki.
Dari kota-kota kuno yang dibuat dari batu-bata dan batuan yang telah berubah bentuk, yaitu di India, Irlandia, Scotlandia, Perancis, Turki dan beberapa tempat lain, tiada penjelasan yang logik mengenai perubahan itu melainkan akibat ledakan atomik.
Selain itu, di Mohenjo-Daro, sebuah kota besar yang terancang di dalam bentuk grid, dengan sistem saluran yang lebih baik daripada yang terdapat di Pakistan dan India, jalan-jalannya dipenuhi dengan serpihan “kaca-kaca hitam”.
Serpihan tersebut kemudiannya dikenal pasti sebagai tanah-tanah liat yang telah cair akibat kepanasan yang melampaui batas.
Pasca tenggelamnya Atlantis dan kemusnahan Rama akibat senjata atomik, dunia untuk sesaat kembali ke zaman batu seperti beberapa ribu tahun sebelumnya.
Namun begitu, nampaknya bukan semua Vimana dan Vailixi milik Rama dan Atlantis yang hilang. Karena diciptakan untuk berfungsi selama beribu-ribu tahun, kebanyakan masih bisa digunakan, seperti yang terdapat dalam karyatulis “Nine Unknown Men”, Ashoka, dan manuskrip Lhasa.
Yang menarik adalah terdapat satu petikan sejarah yang menyatakan bahwa semasa Iskandar Yang Agung menyerang India lebih daripada dua ribu tahun lalu, pasukannya telah diserang dengan “perisai yang berterbangan dan bercahaya” yang menakutkan pasukan tentera dan pasukan berkudanya.
Walau bagaimanapun “piring-piring terbang” itu tidak menggunakan sembarang bom atom atau senjata lain ke atas laskar Iskandar.
Di masa itu juga Iskandar menawan India Ramai. penulis yang menyatakan bahwa kebanyakan masyarakat rahasia telah menyimpan sebagian Vimana dan Vailixi mereka di dalam gua-gua rahasia di Tibet atau tempat-tempat lain di Asia Tengah dan Gurun Lop Nor di barat China yang sampai sekarang dikenal sebagai pusat suatu misteri UFO yang besar.
Mungkin di situlah kebanyakan kapal angkasa disimpan, di pangkalan bawah tanah yang dibangun oleh pihak Amerika, Inggris, dan Rusia beberapa dekade yang lalu.
Namun kemunculan UFO di masa sekarang yang begitu sering tetap saja menyisakan banyak pertanyaan tentang aktivitas mereka.

Planet X - Penyebab Kiamat 2012?

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian untuk Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.

Tetapi mengapa cemas duluan akan Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?
Teori-teori ini didorong pula dengan adanya ramalan suku Maya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.
Pada 18 Juni kemarin, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah obyek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini penemuan baru dan merupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor dibalik Sabuk Kuiper.
Dalam simulasi teoretis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan. Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper mereka dalam Astrophysical Journal yang menjelaskan tentang planet minor yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.
Kuiper Belt Objects (KBOs)
Sabuk Kuiper menempati wilayah yang sangat luas di Tata Surya kita, kira-kira 30-50 SA dari Matahari, dan mengandung sejumlah besar obyek-obyek batuan dan metalik. Obyek terbesar yang diketahui adalah planet kerdil (Plutoid) Eris. Telah lama diketahui bahwa Sabuk Kuiper memiliki karakteristik yang aneh, yang mungkin menandakan keberadaan sebuah benda (planet) besar yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper. Salah satu karakterikstik tersebut adalah yang disebut dengan “Kuiper Cliff” atau Jurang Kuiper yang terdapat pada jarak 50 SA. Ini merupakan akhir dari Sabuk Kuiper yang tiba-tiba, dan sangat sedikit obyek Sabuk Kuiper yang telah teramati dibalik titik ini. Jurang ini tidak dapat dihubungkan terhadap resonansi orbital dengan planet-planet masif seperti Neptunus, dan tampaknya tidak terjadi kesalahan (error) pengamatan. Banyak ahli astronomi percaya bahwa akhir yang tiba-tiba dalam populasi Sabuk Kuiper tersebut dapat disebabkan oleh planet yang belum ditemukan, yang mungkin sebesar Bumi. Obyek inilah yang diyakini Lykawka dan Mukai telah mereka perhitungkan keberadaannya.
Planet-planet dalam susunan tatasurya
Peneliti Jepang ini memprediksikan sebuah obyek besar, yang massanya 30-70 % massa Bumi, mengorbit Matahari pada jarak 100-200 SA. Obyek ini mungkin juga dapat membantu menjelaskan mengapa sebagian obyek Sabuk Kuiper dan obyek Trans-Neptunian (TNO) memiliki beberapa karakteristik orbital yang aneh, contohnya Sedna.
Sejak ditemukannya Pluto pada tahun 1930, para astronom telah mencari obyek lain yang lebih masif, yang dapat menjelaskan gangguan orbital yang diamati pada orbit Neptunus dan Uranus. Pencarian ini dikenal sebagai “Pencarian Planet X”, yang diartikan secara harfiah sebagai “pencarian planet yang belum teridentifikasi”. Pada tahun 1980an gangguan orbital ini dianggap sebagai kesalahan (error) pengamatan. Oleh karena itu, pencarian ilmiah akan Planet X dewasa ini adalah pencarian untuk obyek Sabuk Kuiper yang besar atau pencarian planet minor. Meskipun Planet X mungkin tidak akan sebesar massa Bumi, para peneliti masih akan tetap tertarik untuk mencari obyek-obyek Kuiper lain, yang mungkin seukuran Plutoid, mungkin juga sedikit lebih besar, tetapi tidak terlalu besar.
“The interesting thing for me is the suggestion of the kinds of very interesting objects that may yet await discovery in the outer solar system. We are still scratching the edges of that region of the solar system, and I expect many surprises await us with the future deeper surveys.” – Mark Sykes, Direktur Planetary Science Institute (PSI) di Arizona.
Planet X tidaklah menakutkan
Jadi darimana Nibiru ini berasal? Pada tahun 1976 sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin. Sitchin telah menerjemahkan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno). Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka.
Illustrasi Terjadinya Impact
Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan kita memerintah Bumi ini hingga saatnya mereka kembali nanti. Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis, dan mungkin juga sedikit terlalu detil jika mengingat semua ini merupakan terjemahan harfiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Pekerjaan Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya dianggap imajinatif. Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin, dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan terror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet X didasarkan. Lalu, bagaimanakah Planet X dianggap sebagai perwujudan dari Nibiru?
Kemudian terdapat juga “penemuan katai coklat di luar Tata Surya kita” dari IRAS pada tahun 1984 dan “pengumuman NASA akan planet bermassa 4-8 massa Bumi yang sedang menuju Bumi” pada tahun 1933. Para pendukung hipotesa kiamat ini bergantung pada penemuan astronomis ini sebagai bukti bahwa Nibiru sebenarnya adalah Planet X yang telah lama dicari para astronom selama abad ini. Tidak hanya itu, dengan memanipulasi fakta-fakta tentang penelitian-penelitian ilmiah, mereka “membuktikan” bahwa Nibiru sedang menuju kita (Bumi), dan pada tahun 2012, benda masif ini akan memasuki bagian dalam Tata Surya kita, menyebabkan gangguan gravitasi.
Dalam pendefinisian yang paling murni, Planet X adalah planet yang belum diketahui, yang mungkin secara teoretis mengorbit Matahari jauh di balik Sabuk Kuiper. Jika penemuan beberapa hari lalu memang akhirnya mengarah pada pengamatan sebuah planet atau Plutoid, maka hal ini akan menjadi penemuan luar biasa yang membantu kita memahami evolusi dan karakteristik misterius bagian luar Tata Surya kita.

Monday, September 19, 2011

I Lost My Chance! Manado!

After passing the City Science Olympiad Selection which was held on Mei 10th-11th, 2011, the next selection was Province Science Olympiad Selection which was held on June, 7th-8th, 2011, in Tanjung Pinang, the capital city of Kepulauan Riau.
Sebenarnya sesuai jadwal pemerintah pusat, Olimpiade Sains Provinsi diselenggarakan pada 7 Juni 2011 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, serta pada 8 Juni 2011 untuk mata pelajaran Ekonomi, Kebumian, Astronomi, dan Komputer. Tetapi, karena Tanjung Pinang mengalami sedikit permasalahan pada 7 Juni 2011, sehingga 8 mata pelajaran ini diseleksikan serentak di Tanjung Pinang, 8
Juni 2011.
Tiba saatnya di 8 Juni 2011, 08.00 WIB, kami semua diseleksikan. Ketika memasuki ruangan, tidak terlihat namaku tertera di dalam nama peserta. Loh, dalam hati berpikir, “Apa jangan-jangan aku ini gak lolos seleksi kota ya?” Kemudian, kebetulan karena panitia juga hadir di sekitar keberadaanku saat itu, maka aku pun bertanya padanya mengenai hal tersebut. Untungnya, ia berkata bahwa terjadi kesalahan teknis, mereka tidak sengaja mencantumkan nama anak SMP yang lolos ke OSP. Tapi, aku bingung, kenapa cuma fisika SMA dari Batam ya yang tidak ada dalam daftar peserta? Ah, biarlah. Yang penting, sekarang cari tempat duduk. Nah loh, ku cari tempat dudukku hingga bermenit-menit, tak kunjung aku dapat tempat itu. Hingga akhirnya ada seseorang yang memberitahuku bahwa di sampingnya ada tempat kosong untuk fisika (tempat paling belakang, paling kiri, paling pojok pokoknya, dapat nomor urut 13 bahkan, bagai angka sial seperti yang dibilang-bilang orang banyak).
Tak peduli mau angka sial ataupun angka beruntung, yang penting dapat tempat duduk jadi peserta OSP. Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, tapi penyeleksian tetap saja belum dimulai, huuh, deg2an. Hingga jam hampir menunjukkan pukul 09.00 baru datanglah kertas untuk pengisian formulir.
Setengah jam dari waktu mulainya pengisian formulir berlalu. Tiba datanglah soal OSP itu. Perasaan makin tak terkendali ketika soal dibuka untuk dikerjakan. 7 soal untuk 210 menit atau setara dengan 3,5 jam. Time limit telah berjalan saat itu. Nomor 1 mulai ku kerjakan. GILA, itu soal atau soal? Setengah jam tak mampu untukku taklukkan soal no 1 itu. Akhirnya aku beralih ke soal berikutnya. Soal nomor 2 juga kelihatan sulit, sehingga aku mencoba mengerjakan soal nomor 3. Anda tahu apa yang terjadi? Aku menulis jawaban nomor 3 di lembar jawaban nomor 2. Tak tahu apa yang harus ku perbuat, akhirnya maju ke depan ruangan untuk menanyakan pemecahan masalah itu kepada panitia. Fortunately, masalah itu bisa diselesaikan, huuh, hampir hopeless karena panitianya lama mikir untuk menanggapi masalah itu.
Ini daftar soal OSP saat itu,
1. Sebuah balok kecil massa m meluncur ke bawah pada sebilah papan yang dimiringkan. Setengah papan bagian atas licin dan setengah bagian yang bawah kasar, sehingga percepatan yang licin tiga kali lebih besar dari yang kasar. Balok mencapai bagian bawah papan dalam waktu t1. Papan kemudian dibalik, setengah bagian atas yang kasar dam setengah bagian bawah yang licin. Pada kondisi ini, balok diluncurkan dari atas dan mencapai bagian bawah papan dalam waktu t2 . jika dalam kedua kasus di atas sudut kemiringan papan tetap sama, tentukan perbandingan t1 dan t2!
2. sebuah bola biliar (massa m dan jejari r) berada di atas meja dalam keadaan bebas. Bola itu dipukul oleh tongkat biliar secara tidak frontal dengan impuls sebesar J sedemikian rupa sehingga bola tersebut bergerak denga  kecepatan awal vovdan kemudian berputar balik dengan kecepatan rotasi awal wo terhadao sumbu horizontak dan tegak lurus terhadap arah gerak., akibat adanya gaya gesek F (dengan menganggap gaya friksinya konstan). Sudut impuls J terhadap garis horizontal adalah θ, dan bola dipukul pada jarak d = r-x dari permukaan meja, seperti ditunjukkan pada gambar. Tentukan:
a. waktu yang dibutuhkan bola untuk bergerak slip sebelum ia menggelinding.
b. kondisi agar bola biliar setelah dipukul bergerak menuju pemukul.
c. sudut θ agar bola berotasi saja (tidak slip dan kemudian menggelinding)

3. gambar disamping memperlihatkan sebuah tongkat (massa m, panjang  L) yang sedang bergerak tanpa rotasi di atas meja datar licin dengan kecepatan v pada arah tegak lurus tongkat. Pada saat awal (t=0), salah satu tongkat tadi menyenggol ujung lancip sebuah benda sehingga sesaat setelah senggolan tersebut tongkat bergerak dengan tetap masih sejajar dengan tongkat sebelum senggolan dan titik tengah tongkat tetap bergerak ke arah yang sama dengan sebelum senggolan, tetapi sekarang kelajuan titik tengah tongkat berkurang hingga menjadi v.
Tentukan:
a. kecepatan sudut ω tongkat sesaat setelah senggolan (petunjuk: momentum sudut total di sekitar titik senggolan A kekal/konstan selama senggolan)
b. energi kinetik total tongkat sesaat setelah tumbukan.
c. kelajuan kedua ujung tongkat sesaat setelah tumbukan.

4.  sebuah yoyo berupa silinder tegak (massa M, jari-jari R)dililiti tali yang tidak terpeleset. Ujung tali diikat pada langit-langit. Pada saat yoyo dilepas dan bergerak turun dengan kecepatan v (dengan tali tetap pada posisi vertikal) langit-langit juga secara bersamaan bergerak ke atas dengan pergeseran Z(t).
a. tentukan percepatan yoyo ke bawah.
b. jelaskan bagaimana gerak yoyo tersebut bila sistem mula-mula diam dan langit-langit bergerak ke atas dengan percepatan sebesar 2g.

5. sebuah lubang L berbentuk bola dibuat di bagian dalam dari sebuah bola pejal B yang homogeny dan berjari-jari a sehingga permukaannya tepat melalui pusat P dari bola B dan menyinggung permukaan bola B di titik S. massa bola B sebelum dilubangi adalah M dan pusat lubang bola L adalah P’. tentukan:
a. potensial gravitasi фA di titik A di luar bola B pada perpanjangan garis hubung PP’ sejauh x dari P (x>a)
b. potensial gravitasi фB di titik B pada garis hubung PP’ sejauh x’  dari P dengan x’ <  a.
c. gaya gravitasi pada suatu titik massa m yang diletakkan di titik A maupun titik B.

6. tinjaulah sebuah silinder koaksial yang diletakkan pada bidang miring kasar (dengan koefisien gesek permukaan µs) seperti terlihat pada gambar di bawah. silinder dalam bersifat homogeny (uniform) dan berjari-jari R1, sedangkan silinder luar juga bersifat homogeny dan berjari-jari R2. Bidang miring bermassa Mb.
Silinder mula-mula diam dipuncak bidang miring, kemudian bergerak ke bawah dengan menggelinding murni sehingga menyebabkan bidang miring bergerak horizontal sepanjang lantai yang licin. Jika diketahui massa silinder luar dan dalam masing-masing adalah M dan m, maka tentukanlah:
a. momen inersia silinder terhadap pusat massanya,
b. percepatan silinder dan besar gaya gesek yang terlibat.
c. percepatan bidang miring

7. sebuah partikel massa m dan berjari-jari r diam di atas puncak dari sebuah benda setengah bola yang massanya M dan berjari-jari R. benda M berada di atas sebuah papan. Antara m dan M dan M dengan papan keduanya dianggap licin. Tentukan kecepatan partikel m pada saat menumbuk papan.

Beuh, soalnya gila abis, alhasil banyak yang ngarang, daripada kosong, hehe. 3,5 jam pun berlalu, dan tiba saatnya kertas jawaban dikumpulkan. Hanya bisa pasrah terhadap hasilnya karena rasanya cuma 1 soal yang bisa ku jawab sempurna.

Kira-kira 1 bulan kemudian, daftar peserta OSN 2011 yang akan mengikuti seleksi di Manado pada 11-16 September 2011 muncul pada siswapsma.org. Hasilnya ku dapati diriku tak lolos menuju OSN 2011 L. Biarlah ini jadi pengalaman untuk saya supaya ke depannya yaitu di OSN 2012 bisa lebih maksimal lagi.

Berbulan-bulan tak ada kabar lagi mengenai OSN, hingga saatnya ketika Michael (Peserta OSN 2011), 1 sekolah dengan aku juga di saat pagi, 11 September 2011 mengirim SMS ke aku. Isinya, aku mendapat juara 3 di OSP 2011. Rasa bangga mulai terluap, karena peserta yang mendapat juara 1 dan 2 dari Kepulauan Riau telah menjejaki kelas 12, jadi aku yang masih kelas 11 saat ini punya peluang besar di tahun depan untuk OSN 2012 di Jakarta. J Semoga saja, amin.

Sunday, September 18, 2011

I Made It! Province Science Olympiad!

I almost didn't believe that i could pass City Science Olympiad Selection! Although i couldn't pass Province Science Olympiad Selection but i still proud of myself and very thank to God that i could be the third in Kepulauan Riau on 2011.

Saat kelas 2 SMP, aku pernah terpilih untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat kota, tapi sayangnya harus jatuh di tingkat kota karena kurang persiapan. Tapi, sejak saat itu aku punya tekad kalau aku tak cuma berhenti di sini, ini masih langkah awal untukku. Sehabis Ujian Nasional SMP 2010, ada liburan panjang 3 bulanan, lumayan buat belajar fisika juga matematika materi kelas 1 SMA.

Awalnya mutusin buat ikut OSN MTK di SMA, karena kayanya matematika kelihatan mudah dibanding fisika. Terus, aku jadi beli buku olimpiade matematika SMA. Pulang rumah langsung ngebaca bukunya. Masuk bab awal, teori bilangan. Awalnya gampang skali, diberi materi seperti materi anak SD,
ab = ba
a + b = b + a
dst, tapi makin lama, makin menyadari kalau logika yang dipakai semakin tinggi, akhirnya putus asa, rasanya gak sanggup ngambil MTK di SMA. Walaupun tak mampu ngambil MTK, tapi aku tetap punya 1 pilihan, yaitu fisika. Tapi, karena gak mungkin langsung belajar materi olimpiade, jadi aku coba dulu fisika materi sekolah. Jadi, aku pergi beli buku cetak fisika + mtk (karna fisika gak mungkin bisa tanpa mtk).

Awalnya, sempat pasrah lihat materi SMA yang begitu gila dengan rumus-rumusnya yang menumpuk, ditambah lagi matematika dengan trigonometrinya. beuh, gila abis ini SMA, apa aku bisa ya utk OSN SMA, sedangkan utk pelajaran skolah aja kayanya masih gak sanggup. Hari-hari liburan terus berlalu, akhirnya materi fisika dan matematikanya uda mulai ku kuasai. Saatnya beranjak ke materi olimpiade. Pas lagi ke toko buku, beh dapat buku OSN fisika karangan Marthen Kanginan. Walaupun harganya Rp50.000, itu gak masalah buatku karena mnurutku ikut OSN lebih penting daripada sekedar itu.

Akhirnya balik ke rumah lagi, habis mandi langsung ngelahap buku itu. Setelah lihat di buku itu, ternyata materi selain kelas 1 seperti impuls, momentum, torsi, keseimbangan benda tegar, dll juga muncul di OSN, jadi pergi beli buku kelas 2 fisika.

Habis beli buku fisika kelas 2, nah mulai baca bab 1, trus dipertengahan bab 1 muncul yang namanya diferensial / turunan. Nah loh, kok aku gak pernah ketemu ini di buku matematika kelas 1. Akhirnya, pergi cek buku matematika yang ada pelajaran turunannya. Pas ngecek, ternyata materi MTK kelas 2, dibagian belakangnya ada materi turunan, jadi beli lagi bukunya. (Pasti pada mau nanya, kalau ini anak udah ngabisin berapa buat beli segitu banyak buku?) Haha, sesuai yang sudah ku tulis di atas, ini tak sebanding dengan OSN yang menjadi mimpiku di SMA.

Sudah, semua materi sekolah yang masuk ke dalam OSN fisika SMA hmpir sudah ku pelajari semuanya. tinggal belajar materi OSN, materinya agak sedikit lebih tinggi dari sekolah, tapi untung masih tetap bisa ngikutin karena ada facebook. (Hayo, pada mikir kan apa hubungannya dengan facebook, gak nyambung!) Nowadays, facebook bukan cuma update2 status, atau yang gak jelas lainnya, tapi udah banyak pages, group yang membahas pendidikan, jadi jangan salah kira, hehe.

Hingga, tiba di hari yang ku nanti, 10 Mei 2011, seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat kota berlangsung. Pas ngerja soal, agak ragu2, soal2nya agak sedikit di atas level, tapi tetap aja kerjain semuanya, walapun ngarang. 3 jam untuk 7 soal essai, sampai kepala pegal2 karena gak ada meja buat peserta di tempat seleksi, kepala ngadap bawah terus utk ngelihat + ngerjain soal.

Setelah 1 minggu berlalu, pas itu dipilih buat ikut seminar di UIB (Universitas Internasional Batam). Pas seminarnya selesai, tiba2 si Shandy (ikut OSK Biologi dari sekolahku) SMS aku. Kalian tau isinya apa? Kabar baik, katanya aku lolos OSK, bertiga sama Michael (ikut OSK Matematika). Senang, bahagia, gembira, semua perasaan nyampur jadi satu, hehehe. Jadi, gak sia-sia perjuanganku selama liburan UN. :)

Kalau punya tekad untuk maju, pasti bisa!